Thursday, January 11, 2007

Smile Death.

"Tujuan hidupku adalah mati dengan terhormat dan tenang"
begitulah pendapat salah satu sahabatku.

Tidak jauh berbeda dengan salah satu keinginanku : "Aku ingin mati dengan tersenyum"

Kalau didengar sekilas, lucu juga yah, tujuan hidup kok mati ??

Tapi kalau dipikir, kalimat ini bermakna sangat dalam. Apa yang bisa membuatmu bisa merasa mati secara terhormat dan tenang ? atau bisa membuatmu mati dengan tersenyum ?

Jawabannya cuma satu, Hidup yang memuaskan.

Kepuasan yang bukan saja merasa puas pada diri sendiri, tapi juga memuaskan Tuhan, Orang lain dan Alam.
Aku pernah mendengar sebuah ungkapan yang kira-kira isinya begini : "Manusia mati meninggalkan nama".
Harta bisa habis diwariskan, Jabatan akan berganti ke orang lain, Anak akan tumbuh sendiri walaupun tidak ada kita, tapi nama adalah sebuah privilege hanya untuk diri kita sendiri.

Berapa banyak orang yang puas akan kehidupanku saat mereka mendengar namaku ketika aku sudah mati ? Berapa banyak yang telah kuberikan pada dunia ini ?
Apakah namaku berarti sesuatu bagi orang-orang ? jelek atau baik ?

Sungguh hebat orang-orang yang namanya tercatat dalam sejarah dunia.
Berapa luas orang yang mengenalku saat aku mati ?
Sampai scope keluarga saja kah ?
Sampai scope kota ? negara? dunia ?

Apa aku bisa menjawab dengan bangga dan lantang saat namaku dipanggil pada pengadilan terakhir nanti ?

Sungguh, kalau aku bisa menggapai yang terbaik dan yakin dengan hal ini, sebelum aku mati, aku akan mati dengan tersenyum.

Pada akhirnya, mati bahagia = hidup bahagia.
formula yang aneh, tapi cukup valid.

"Berjuang dalam hidup untuk terus mengembangkan fisik, mental, logika dan spiritual untuk mencapai level yang terbaik yang bisa kucapai sebagai manusia."
Sesungguhnya aku juga ngga tahu seperti apa "level yang terbaik" itu. Arahnya cuma satu : Maju terus kedepan, memperbaiki kesalahan dan mengembangkan kelebihan.
Benchmarkingnya adalah jumlah senyum puas yang muncul dari hatiku dan banyaknya senyum bahagia dari orang-orang yang bersentuhan denganku, baik secara langsung ataupun tidak langsung.


Sungguh, kalau aku dikelilingi orang-orang yang tersenyum padaku sebelum aku mati, aku akan mati dengan tersenyum. Puas dengan hidupku dan menunggu untuk melihat senyuman dari Tuhan.

So... memang sangat abstrak, luas dan butuh perjuangan. tapi aku ingin bisa mengisi hidupku dengan sebaik-baiknya sehingga aku bisa mati dengan tersenyum !

Wednesday, January 10, 2007

Kuliah Cinta 1

Okay saudara-saudara sekalian, mari kita mulai kuliah kita :)

Menurut para ahli ( ?? ), dalam kehidupannya, manusia bisa mengalami 4 "cinta asmara" yang berbeda terhadap lawan jenis. (atau bagi sebagian yang tidak abnormal, dengan sesama jenisnya).

Klasifikasi 4 cinta tersebut adalah sebagai berikut :
1. Cinta monyet a.k.a monkey love ??
2. Cinta pertama a.k.a first love
3. Cinta sejati a.k.a ultimate love or soulmate
4. Cinta terakhir a.k.a last love
Mulai terdengar aneh isn't it ? :)

Klasifikasi tersebut tidak dibagi berdasarkan rentang waktu,
jadi, bisa saja seseorang terus-terusan stuck di cinta monyet sampai dia berumur 40 tahun ! (Lagipula, monyet memang makhluk yang cukup lucu untuk dicintai)
Namun, sequentialnya bisa dibilang cukup tepat.
Maksudnya, kalau berjalan alamiah, cinta sejati akan muncul setelah cinta pertama pernah bersemi.
Tentu saja cinta terakhir biasanya muncul setelah kemunculan cinta pertama dan cinta sejati. (Makannya disebut cinta terakhir).

Sifat berikutnya dari keempat cinta ini --> bisa terkombinasi.
maksudnya, bisa saja cinta monyet, cinta pertama, cinta sejati dan cinta terakhir kita jatuh pada orang yang sama. Kombinasinya bebas.

Cinta monyet memang biasanya terjadi pada umur remaja sampai dewasa muda. "Crush on you" adalah trademarknya. Ada individu-individu yang dengan berani menyatakannya kepada orang yang disukainya, kemudian bisa "jadian", ada juga individu yang lebih senang menyimpannya dalam hati dan hanya memperhatikan orang yang disukainya dari jauh dengan perasaan berbunga-bunga.
Proses perbandingan pribadi dimulai pada cinta monyet. pemilahan mana yang cocok, mana yang tidak, mana yang asyik, mana yang mengagumkan mulai terjadi. proses pemilahan ini terjadi secara "inner mind", baik melalui cara gonta-ganti pasangan, maupun dengan penelitian lingkungan sekitar.

Cinta pertama terjadi setelah proses pemilahan pada cinta monyet berjalan cukup lama. Akan terbentuk imej seseorang yang sempurna untuk dijadikan pasangan dalam batin tiap orang. Kalau beruntung, saat ada orang yang sesuai dengan imej tersebut muncul di sekitar kita maka cinta pertama akan muncul pada orang tersebut. Artinya, pacar pertama bukan berarti otomatis menjadi "first love" kita.
Namun, sekali lagi, tidak menutup kemungkinan juga, cinta pertama bisa jatuh kepada orang yang jadi cinta monyet kita melalui kombinasi "monkey-first". :P

Cinta sejati akan muncul pada seseorang, saat kita "dewasa". Salah satu faktor kedewasaan yang berperan besar pada munculnya cinta sejati adalah kesadaran bahwa tidak ada orang yang sempurna. Perasaan suka, sayang, kagum, siap berkorban, nyaman, toleransi luar biasa, dsb pada seorang istimewa akan memunculkan cinta sejati para orang tersebut.
Biasanya, berbagai puisi indah akan bermunculan saat seseorang telah menemukan cinta sejatinya. Yang luar biasa, bisa saja.... cinta sejati itu muncul pada orang lain saat kita sudah punya pacar bahkan punya istri/suami. Nah lho ??
Ada banyak juga kasus cinta sejati tidak sampai.
Sampai-sampai seorang shakespeare membuat cerita romeo-juliet sebagai perwujudan "ketidaksampaian cinta sejati"nya kepada seorang putri bangsawan.

Ada yang bilang, justru cinta sejati bisa dirasakan karena tidak sampainya itu.

Tapi, secara umum, cinta sejati akan memiliki peluang muncul paling besar didalam sebuah pernikahan yang harmonis.
Ini juga berarti, belum tentu istri ataupun suami anda, menganggap anda cinta sejatinya dari awal pernikahan.
Tapi, banyak juga cerita, bahwa seorang suami atau istri tidak menganggap istri atau suaminya tersebut sebagai cinta sejatinya selama pernikahan berlangsung.

Makannya, cinta sejati tidak disimpan dalam sequential terakhir pada topik kuliah kita. Karena ada lagi sebuah cinta yang dinamakan cinta terakhir, yang akan memunculkan kalimat "till death do us apart". Yang akan kita bahas pada sesi kuliah kita minggu depan :)



8erz'07

Tuesday, January 02, 2007

Human is Good Nature Creature !!

Dari dulu aku selalu percaya bahwa manusia pada dasarnya baik.
Dan mungkin karena sifat dasarku yang memang mempercayai hal ini, banyak orang yang berbuat baik padaku, bahkan para preman-preman yang katanya kasar dan jahat.

Zen pernah bilang : "Seorang penjahat pembunuh sekalipun, jika melihat seorang anak kecil hampir jatuh ke sumur, dia tidak akan berpikir dua kali untuk menolong. Bukan karena dia takut untuk dibilang kejam, atau karena ingin dipuji, namun karena refleks dia sebagai manusia akan menolong anak kecil itu. "

Seorang bijak pernah berkata : "Selalu membutuhkan alasan untuk berbuat jahat, namun kita tidak perlu sebuah alasan untuk berbuat baik atau menolong orang."

4 agama yang kutahu, dengan bahasanya masing-masing mengungkapkan hal yang sama : "manusia dilahirkan bersih dari dosa."


Kesimpulannya ?
Esensi manusia adalah makhluk yang diciptakan dengan sifat berbuat baik. Setiap manusia memiliki kecenderungan seperti itu.
Dalam agama islam, Iblis lah yang terus menerus memperdaya manusia, dalam topik ini, aku berpendapat "Iblis lah yang dengan menunggangi nafsu, terus menerus menciptakan dan membisikan alasan-alasan untuk berbuat jahat kepada manusia."

Apa artinya ? kalau begitu, saat seorang manusia melakukan perbuatan tidak terpuji, berarti sesungguhnya dia sedang lupa pada dirinya sebagai manusia, dia sedang dalam kondisi "trance" dan tidak mengenal dirinya sendiri. Ini sesunguhnya yang dimaksud "manusia jahat bukanlah manusia".

At this point, saatnya bertanya :
Apa segitu susahnya untuk berbuat baik ?
atau..
Apa segitu susahnya untuk mengenal diri sendiri ?

Kalau Tuhan saja menciptakan kita dengan kualitas dasar untuk berbuat baik, kenapa bagi beberapa orang sangat sulit untuk berbuat baik ?

Saat orang berbuat jahat, sejauh apa dia membodohi dirinya sendiri dengan menurunkan levelnya sendiri ? karena standarnya saja kita diciptakan bersifat baik, artinya saat kita jahat kita sedang dibawah standar !!

Setiap manusia tahu dan mengerti, saat sebuah pekerjaan dikerjakan dengan memenuhi standar atau lebih, maka pekerjaan itu akan menghasilkan sesuatu yang memuaskan dan membuat perasaan senang. Kenapa logika ini tidak bisa diaplikasikan kedalam "standar berbuat baik" yang dari tadi kita bicarakan ? Berdasarkan asosiasi ini, artinya : saat kita berbuat baik kita akan merasa puas dan senang !

So ?
ayo coba kenali diri sendiri kita sebagai manusia...dan mulailah berbuat baik dimanapun dan kapanpun !


1 st post di 2007

Wow, dua tahun udah jadi blogger, ngga kerasa udah menginjak tahun 2007 lagi.

Tahun baru dirayakan dengan tampilan blog yang baru.
Asyiknya, blogger telah mengupgrade blog ini menjadi lebih user friendly !

Tadinya sempet kepikiran buat bikin blog juga di friendster, tapi, karena blogger udah menawarkan fungsi-fungsi barunya yang jauh lebih user friendly daripada di friendster, ga jadi deh pindah ke lain hatinya :)

Nah, di tahun baru ini, bakalan ada resolusi juga tentang isi dari blog extraordinary world.
Kalau diperhatikan, dari dulu aku menggunakan blog ini untuk mencatat dan mempublish ide-ide yang muncul dikepalaku, tapi....baru dipublish setelah "diolah" terlebih dahulu.

Mulai sekarang, aku akan menulis di blog ini apapun yang mau aku tulis, walaupun masih bersifat "raw material" ( Hyuk..hyuk..hyuk ). apalagi sekarang aku bisa mempost dari HP !! (Yay, keren pisan)

Dengan fungsi baru ini juga aku bisa melabeli setiap post, sehingga nanti post-postnya bisa disort berdasar label-labelnya.

Komentar masih bisa diberikan secara anonym atau nama samaran. tapi akan jauh lebih baik kalau yang kasih comment pake nick khusus biar ngga kecampur ama orang lain. Lebih bagus lagi, coba untuk bikin account deh di blogger, sekarang dah digabung ama account google, dan jauh lebih gampang buat ngedesain blognya. serius deh, asik loh.

Resolusi paling penting buatku secara pribadi untuk tahun ini, adalah memperbaiki manajemen waktuku !! ( yang tampaknya belum berjalan dengan baik juga, mengingat aku masih sempet nulis post yang ini jam 3 malem) Dang !!

Yaah, pokoknya, congratulation for me yang udah berhasil mengupgrade blog extraordinary world tanpa harus kehilangan archive-archive sebelumnya !!

Wish we have a wonderful year ahead !!


eighterz'2007

Friday, December 15, 2006

Well3x, another world business..

Rasanya belum pernah kutulis bahwa aku memiliki bakat dalam "dunia lain" ya ? (maksudnya gaib).
Memang biasanya aku tidak terlalu menggubris tentang bakatku yang satu ini. Yang pasti, memang dari dulu, kadang aku bisa merasakan makhluk2 gaib yang ada di sebuah tempat, tidak bisa melihat langsung sih (katanya harus latihan, dan aku males banget lakuinnya), tapi citra mereka bisa tergambar di benak kalau kebetulan siklus energiku sedang berada dalam kondisi "sensitif". Kadang juga aku bisa berdialog dengan mereka melalui semacam "mimpi", yang aku tahu bahwa ini bukan mimpi. bisa dibilang sebuah "lounge" khusus dalam benak, dimana makhluk gaib yang punya "urusan" denganku bisa "menggunakan" lounge tersebut untuk mencoba berdialog denganku. Sounds creepy? as a matter of fact, not at all if you used to it since you were child.

Nah, tulisan satu ini, untuk mencatat saja, biar aku ngga lupa, bahwa hari ini, aku kebingungan gara-gara "bakat"ku yang satu ini.
kenapa ?

Karena malam ini,baru saja ada seseorang masuk "lounge"ku, berpakaian putih bersih, berjanggut pendek, dengan wajah khas seseorang yang banyak pengalaman, bermata tajam dan jernih. Beliau memperkenalkan diri, kemudian menjabat tanganku dan kemudian berkata "peran 8erz, (sebenarnya dia menyelipkan sebuah gelar sebelum namaku, tapi rasanya aneh kalau ditulis disini) sebentar lagi diperlukan, saya maphum kalau 8erz tidak mau berurusan dengan dunia gaib, tapi bagaimanapun setiap manusia adalah bagian dari gaib. kalau 8erz tidak mau belajar gaib, maka gaib akan mengajari 8erz tanpa diminta. Saya kesini sekarang untuk memberitahu perihal ini, agar 8erz tidak kaget saat gaib mengajarkan sesuatu pada 8erz nanti, semata-mata untuk membekali 8erz di kemudian hari nanti."
Kemudian beliau berkata "alif" dan menghilang.

Respon pertamaku setelah "keluar"dari lounge, kira-kira sama dengan pikiran teman2 yang membaca blog ini sekarang --> "What the hell is he talking about", tentu saja mungkin "he" nya berbeda objek. :)

Okay, now i'm confused, i don't know any single detail, but suddenly i'm "trapped" in responsibility ??
kalau aku boleh jujur, "this is suck".
Dalam kondisiku, yang memang sudah sadar bahwa aku punya bakat seperti ini dari dulu, aku tidak bisa tidak percaya sepenuhnya.
huff.... apa ga cukup yah masalah di dunia nyata ? masih ditambah urusan di "dunia lain" ini ?

Yah... kita liat aja nanti kelanjutan ceritanya sama-sama..
(BTW, mungkin ada asiknya kalau aku ceritain seperti cerita fiksi aja yah ? ) :P


8'erz 2006

Monday, December 11, 2006

Life...

Kemarin pagi, aku menemani ibuku berziarah ke makam kakek, dalam rangka sekalian "memberitahu" bahwa dia akan pergi haji ke mekkah.
Kemarin sore, aku mendengar seorang temanku yang masuk rumah sakit karena kemungkinan flu burung.
Hari ini, ibuku ulang tahun, dan beliau dengan santai menyadari bahwa dia sudah cukup tua.
Satu jam yang lalu, aku mendapat telepon dari salah seorang teman cewekku yang isinya tangisan karena dia baru diputusin ( dia nelpon aku cuma buat nangis...serius deh...) :)

Sesaat yang lalu, kejadian-kejadian dua hari ini berkelebat dalam pikiranku dan kemudian tanpa sadar bibirku menyunggingkan senyum sambil bergumam "Life....."
....

Kalau hidup memang fana
Dimana semua di dunia ini memiliki akhir
Maka nilai sesungguhnya dalam hidup
Adalah bagaimana menikmati
Dan menempatkan segala sesuatunya
Dengan benar dan tepat
Saat proses hidup itu berjalan

Jika segala sesuatu punya ujung
Dan hanya sekedar titipan Allah
Dan sewaktu-waktu bisa Dia ambil kembali
Maka sudah sewajarnya
Seorang manusia memanfaatkan dengan sebaik-baiknya
Kesempatan-kesempatan yang diberikan oleh-Nya
Dan mensyukuri dengan sepenuhnya
Saat sesuatu yang berharga dititipkan oleh-Nya

Hidup...adalah proses...kesempatan...sebuah titipan....dan memiliki akhir.

Monday, December 04, 2006

What is on their mind ?

Seorang temanku, bertanya padaku, saat aku sedang asyik memperhatikan mobil dan motor yang berlalu lalang di jalan raya sambil minum susu murni di sebuah "kafe susu murni".
"Nah ," ujarnya," seperti biasanya, kamu suka terlihat bengong saat menatap mobil lalu lalang seperti ini 8erz.Terus senyum sendiri, mengernyitkan alis sendiri, mikirin apa sih ? Hobi ya ?"
Aku menjawab, " Hahaha, bukan hobi kok, banyak yang bisa dilihat dari orang-orang yang berlalu lalang di jalan raya sih. makannya kadang menarik juga untuk memperhatikan jalan raya dan bersenang-senang dengan tebakan-tebakan yang muncul di otakku sendiri."

"maksudnya ?" tanya dia lagi, sambil menyeruput susu murni rasa apelnya.
"well," sahutku, " coba lihat itu," kataku sambil sedikit menunjuk," supir angkot itu sedang ngetem sambil merokok dan dengan santai mengobrol dengan temannya di depan, sementara di belakangnya ada satu penumpang yang duduk paling belakang dekat kaca yang dari tadi terus-terusan melihat jam tangannya. Si supir pasti pasti tidak akan memajukan mobilnya sebelum penuh, dan dengan lagak tidak peduli dia santai ngobrol dengan temannya. Sementara si penumpang tadi mungkin sedang sedikit terburu-buru, gelisah, tapi juga ngga berani bicara, sehingga pelampiasannya paling memaki-maki dalam hati sambil terus-terusan melihat jam tangannya." paparku sambil tersenyum.

Temanku memperhatikan sebentar, kemudian menyahut, " hmm, si supir pasti ngetem begitu untuk ngejar setoran, kalau dia berangkat padahal baru ada 5 penumpang di angkotnya, dia rugi laah. Kalau memang penumpang itu terburu-buru, harusnya dia keluar aja cari angkot lain. "
"Lucunya, dari tadi dia tidak keluar-keluar." kataku
"Kenapa ya ? " tanya temanku.
"Aku ngga tahu. Banyak kemungkinanya " jawabku.

Sementara itu, sesaat kemudian ada sebuah motor yang lewat di depan ku dan temanku dengan kecepatan cukup tinggi.
"Hahaha, kebelet kali dia." Ujar temanku.
"Mungkin," kataku, " tapi mungkin juga ada kerabatnya yang masuk rumah sakit, atau pacarnya sedang marah menunggu di rumah karena dia terlambat." lanjutku.
"Atau memang hobi ngebut di jalan aja." kata temanku.
kita berdua tersenyum snediri.

Beberapa saat kemudian kami saling berdiam diri sambil menikmati susu murni masing-masing dengan menatap jalan.

"Asyik juga, " ujar temanku memecah kesunyian. " Tiap orang punya tujuan masing-masing. kemudian kita disini dengan iseng menebak-nebak tujuan mereka." Lanjutnya.
Aku meregangkan otot lenganku, lalu berkata ," yaah, coba aja kamu bayangkan, setiap hari, ada ribuan orang yang lewat di jalan ini, masing-masing dengan tujuannya sendiri. Ada yang kekantor, ada yang mau ke pasar, ada yang karena janjian ketemu, ada yang pulang kerumah, dll. kalau dunia nyata ini dimasukin ke komik, ada berapa "balon bicara" yang keluar dari masing-masing benak orang yang lewat coba ?"

Dia menjawab, "banyak lah, mungkin bisa sampai menutupi langit. "
"Tul, " sahutku, " dan yang hebatnya, ada satu yang tahu semua isi benak orang-orang tersebut. bukan tebakan seperti kita, tapi tahu persis apa isi hati dan otak orang-orang segitu banyaknya. Di setiap jalan raya yang ada di muka bumi ini. Tahu persis konflik di tiap orang dengan tujuannya itu, tahu persis kenapa orang yang ada di angkot itu ngga keluar-keluar juga."
"Hmm..." dia terdiam sebentar ."Allahuakbar." lanjutnya.
"Yep, kalau sudah sampai situ pikirannya, aku jadi merasa amat-amat kecil di hadapan Dia. makannya mungkin terlihat bengong." paparku.

"Sama." celetuknya, " wah gawat, aku ketularan kamu nih 8erz." lanjutnya sambil tertawa.

Thursday, November 09, 2006

Tempus Fugit

Yep, sumber daya terpenting yang dimiliki seorang manusia, sekaligus sumber daya yang paling sering "tidak dianggap" atau disia-siakan...waktu.

U know ?
pada umurku sekarang, ada orang-orang yang sudah memiliki kehidupan mapan, perkerjaan yang diimpikan. and what am i ?

Laki-laki seumuranku, harusnya sedang giat-giatnya memiliki sebuah hobi menantang adrenalin seperti berski salju di alpen sana, dengan biaya dari kantong sendiri. And yet, aku masih disini, di depan sebuah komputer, tidak tahu apa yang sebaiknya kukerjakan dan akhirnya menulis di blog ini. And still...time flies....tempus fugit... sigh.

Sunday, October 22, 2006

Hati yang baru...

" Siapkan hati yang baru, bukan baju baru"
Begitulah tulisan di spanduk iklan "babe" alias "barang bekas".
Bukan bermaksud mempromosikan salah satu usaha, tapi, aku senang membaca tulisan tersebut yang menurutku bermakna dalam.

Baju membawa penampilan, sementara hati membawa sifat dan karakter. Nggak ada gunanya mengganti penampilan menjadi lebih baru dan berseka, tanpa mengupgrade sifat dan karakter. Tapi saat upgrade sifat dan karakter terjadi, maka penampilan luar akan terlihat lebih baik pula tanpa harus mengganti penampilan ke yang lebih baru dan indah. Dalemnya dulu baru luarnya.

Urusan hati itu bisa dibilang lucu. disebut rumit, memang rumit, kadang, sampai diomongin semalaman pun tidak beres-beres. Namun disebut sederhana, juga sederhana, karena biasanya setelah semalaman bicara dan diskusi tentang urusan hati, ujung-ujungnya selalu mencapai sebuah kesimpulan dan solusi yang amat sederhana dan simple. Misalnya : " do what your heart told you to do." hahahaha, sebuah kalimat pendek yang bisa merangkum semua omongan satu malam suntuk.

Lucunya, aku punya anggapan bahwa hati, pada intinya tidak pernah berubah, berarti, tidak mungkin seorang manusia mengubah hatinya menjadi sesuatu yang lebih "baru". Dari jaman dahulu kala, hati adalah sebuah benda dalam diri manusia yang selalu berbicara tentang kebenaran. Berarti, makna memperbaharui hati adalah...memperbaharui hubungan kita dengan hati kita sendiri, ya kan ?
Karena, berani sumpah, masih sedikit sekali jumlah manusia yang memiliki hubungan baik dengan hatinya sendiri. Mungkin, termasuk aku juga. Padahal, konon, hubungan harmonis dengan hati adalah sumber kebahagiaan.

Di penghujung bulan suci ini, setelah melatih diri untuk membersihkan nafsu, aku berharap, mudah-mudahan hubunganku dengan hatiku sendiri mengalami peningkatan, sebagai salah satu usahaku mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan begitu, aku bisa menikmati seupuasnya makna iedul fitri yang didalamnya tercium aroma kemenangan dalam peperangan melawan diri sendiri, yang notabene, adalah peperangan yang paling berat dan berlangsung seumur hidup.


8erz' 06

Heu heu heu 2

Berani enggak kalian begini ?

Seorang Polantas menghentikan mobil seorang pria yang ngebut dengan
kecepatan tinggi menerobos lampu merah, dan bermaksud menilangnya.

Polantas: “Selamat malam Pak. Tolong lihat SIM-nya”.

Pria : “Wah, nggak ada Pak. SIM saya sudah dicabut gara-gara terlalu
sering ditilang”.

Polantas: (Menyeringai) “Oya .? Kalau begitu, tolong perlihatkan STNK-nya”.

Pria : “Nggak punya Pak. Soalnya ini bukan mobil saya. Ini mobil hasil
curian”.

Polantas: “Mobil curian?”

Pria : “Benar Pak. Tapi, tunggu sebentar. Kalau nggak salah ingat, saya
lihat ada STNK di kotak perkakas di jok belakang waktu saya menyimpan
pistol saya di sana”

Polantas: “Hah …? Ada pistol di kotak perkakas?”

Pria : “Iya Pak. Saya menaruh pistol saya di sana ketika saya selesai
merampok dan membunuh seorang wanita dan menaruh mayatnya di bagasi”.

Polantas: “Ada MAYAT di BAGASI ..?”

Pria : (Dengan muka dingin) “Iya Pak….”.

Mendengar demikian, dengan panik si Polantas menyuruh sang pria untuk
turun sambil menodongkan pistolnya lalu menelepon atasannya yang kemudian
menghubungi Kapolda.

Tidak berapa lama kemudian, mobil itu segera dikepung oleh mobil-mobil
polisi dan Kapolda mendekati si pria sambil memintanya untuk tetap
tenang.

Kapolda: “Boleh saya lihat SIM Anda, Pak ?”

Pria : “Oh, tentu”. (SIM-nya masih berlaku dan resmi)

Kapolda: “Mobil siapa ini ?”

Pria : “Mobil saya Pak. Ini STNK saya”. (Juga masih berlaku)

Kapolda: ” Boleh Anda buka kotak perkakas dengan perlahan dan tunjukkan
kepada saya pistol Anda di sana ?”

Pria : “Tentu saja Pak, tapi tidak ada pistol disana”. (Tentu saja,
memang tidak ada pistol di sana)

Kapolda: “Hmm.. Kalau begitu, boleh tolong buka bagasinya? Saya mendapat
laporan bahwa ada mayat di sana”.

Pria : “Baik Pak …” (Bagasi dibuka dan memang tidak ada mayat di sana.)

Kapolda: “Saya tidak mengerti. Petugas yang menghentikan mobil Bapak
mengatakan bahwa Bapak tidak mempunyai SIM, mencuri mobil ini, punya
pistol di kotak perkakas, habis merampok dan membawa mayat di bagasi”.

Pria : “Oh, begitukah ceritanya .? Saya yakin si pembohong besar itu
juga mengatakan kepada Bapak bahwa saya ngebut melanggar lampu merah .”.

Tuesday, August 22, 2006

Neutral voices.....of me.

Mengertilah...
Walaupun kamu merasa bahwa kamu dan dia,
mungkin bisa mencoba lagi menjalin cerita kasih.
Kemungkinan untuk menciptakan situasi menyakitkan yang sama
seperti saat kamu dulu bersamanya, sangatlah besar

Bagi kalian berdua, jurang yang tercipta alami itu
masih terlalu lebar untuk dilompati,
dan kalian berdua sama-sama tahu itu

Aku tahu, bahwa kalian berdua jelas masih saling menyayangi,
dan pertanyaan-pertanyaan semacam...
kenapa dua insan yang saling menyukai dan menyayangi,
tidak bisa bersama-sama ?
Pasti hinggap di kepalamu ataupun dia.
Namun, kadang, manusia memang harus bisa memilih
sebuah pilihan yang amat sulit.

Aku memang tidak berhak menghakimi perasaanmu ataupun dia.
Seperti kubilang, yang paling tahu tentang perasaan seorang manusia
hanyalah dirinya dan Tuhannya.
Tapi setidaknya, adalah kewajibanku untuk memperingatkanmu
agar berhati-hati dalam memilih sebuah pilihan yang sulit

Syarat utama dalam kondisi seperti itu
adalah berkepala dingin dan tenang.
Sehingga nafsu tidak memiliki tempat untuk ikut-ikutan.
Jika kamu masih belum berkepala dingin,
maka tunggu dan berusahalah mendinginkan kepalamu dulu.
Pada saatnya, petunjuk-petunjuk kebenaran
akan lebih mudah didapatkan.

Aku juga tahu, jika kamu memilih untuk menunggu,
kamu pasti khawatir, ada seseorang lain yang masuk diantara kalian
tapi cobalah lihat hal ini..
Mungkin bisa jadi,
bahwa itu memang yang terbaik untuk kalian berdua ?
Bahwa memang, kasih sayang kalian,
tercipta bukan untuk saling memiliki ?

Kemudian nafsumu akan berteriak,
aku tidak mau menjadi orang yang tersisih,
bagaimana jika orang ketiga itu ada di sisi dia ?
dan aku ditinggalkan sendiri disini, kesakitan dan pedih ?
iya kan ?

Cobalah jangan lihat dari sisi nafsu...
Bukankah inti dari menyayangi dan mengasihi dia,
adalah untuk membuat dan melihat dia bahagia ?
Jika memang dia bisa bahagia dan cocok lahir batin
dengan orang lain itu,
buat apa kamu memaksakan diri untuk selalu memiliki dia ?
Kalau kamu mengaku sayang padanya, buktikanlah

Kalau memang kejadian itu terjadi...
Rasa pedih pasti ada.
Kujamin hal itu seratus persen.
Tapi kalau kamu bisa membaca keseluruhan situasi dengan baik
lalu mampu mengambil hikmahnya,
dan tidak terpengaruh nafsumu,
pedih itu akan hilang lebih cepat dari yang kamu perkirakan

Lagipula, wahai temanku yang baik,
orang tua jaman dulu bilang
jodoh ada ditangan Tuhan.
Kalau sudah bukan jodoh, mau bagaimanapun,
dua insan tidak akan bisa bersatu.
Sebaliknya, kalau sudah jodoh,
mau pisah sejauh apapun, dua insan itu akan bersatu
jika sudah tiba saatnya jodoh itu bertemu

Memang,
harus diakui, masalah jodoh,
adalah salah satu masalah situasi yang tidak bisa dimanipulasi
atau diatur oleh manusia, sepintar apapun dia.
Karena jodoh, termasuk rahasia Dia.
Yang bisa kamu lakukan adalah berusaha sebaik-baiknya
untuk membuat dia bahagia
dan menikmati prosesnya,
sehingga kamupun bisa merasa bahagia dalam usaha membahagiakan dia.
Masalah hasil akhirnya, apakah kalian bersatu lagi atau tidak,
biar kekuatan yang lebih besar yang menentukan.
Hati-hati, aku tidak menganjurkan kamu untuk pasrah yang konyol.
AKu menganjurkan kamu untuk berusaha sebaik-baiknya,
sesuai kata nuranimu, menikmati prosesnya,
sehingga pada akhirnya,
kalaupun hasil yang muncul, tidak sesuai dengan keinginanmu,
kamu tetap masih bisa bersyukur dan bersabar,
karena kamu sudah memberikan usaha terbaikmu.

8erz'06

Monday, August 14, 2006

Apa arti lagu....Somet Version,

"8erz, selera seseorang terhadap satu aliran musik dipengaruhi oleh kebutuhan jiwa mereka yang sebenarnya loh. Kebutuhan melengkapi hal-hal yang kurang dalam hidupnya. Maksudku, jangan heran kalau kamu melihat satu orang yang dalam kehidupan sehari-harinya selalu kalem dan tidak banyak bicara, tapi di komputernya dipenuhi MP3 lagu-lagu keras, rock, metal dsb. "

Begitu kata salah seorang temanku,somet, kira-kira 1 atau 2 bulan yang lalu, waktu itu aku cuma menyimpan perkataannya sebagai wacana saja.
Entah kenapa, kata-kata itu terngiang kembali saat aku melihat dua temanku yang sehari-harinya pendiam tapi sangat menyukai lagu-lagu keras dari "System of Down", "Korn" dll.

Saat aku mengingat-ingat lagi, Di SMU dulu, para "penggila murni" lagu-lagu keras, memang pada kesehariannya orang-orang yang relatif pendiam, ngga teralu banyak bergaul, atau boleh aku sebut introvert. Sementara orang-orang yang lain, kebanyakan ikut-ikutan trend saja. Teman-temanku yang relatif nakal dan liar, memang biasanya memainkan lagu-lagu keras di bandnya, tapi aku bisa melihat bahwa hal itu hanya sekedar untuk melengkapi imej kenakalan dan liar mereka saja, ikut trend, terbukti saat trend musik berganti jadi R&B, para "followers" ini merubah lagu-lagu kesukaan mereka, sementara para "penggila murni" tetap menyukai lagu dari aliran yang keras.

Dari situ aku punya dugaan juga,mungkin ada benarnya hipotesa somet,bahwa lagu itu untuk melengkapi sesuatu yang kurang pada hidup kita ?
Betulkah orang-orang yang introvert itu, menyalurkan rasa pemberontakan mereka dengan memainkan dan mendengarkan lagu-lagu keras karena di keseharian mereka, mereka tidak mampu untuk beringas seperti sifat lagu yang mereka dengarkan ?

Satu gejala yang menarik kemudian membuatku merasa geli, teman-temanku yang memiliki sifat playboy, sebenarnya menyukai lagu-lagu yang bernuansa romansa, cinta dan sejenisnya.
Apa karena mereka pada dasarnya merindukan kehadiran cinta ?? :)

Gejala yang lain adalah, orang-orang yang aktif, banyak kegiatan, pada dasarnya menyukai lagu-lagu yang slow, santai, easy listening daripada lagu hingar bingar. walaupun mereka tidak menolak juga mendengarkan lagu-lagu semacam ini.

Kalau begitu, apa yang kurang dari diriku ya ? berhubung, pada dasarnya aku menyukai lagu-lagu nostalgia jaman 80an dan Jazz dibanding aliran yang lain ?

hahahaha, hipotesa temanku ini, makin hari makin masuk aja nih kedalam kepalaku.


8erz'06

Monday, August 07, 2006

FMTP..

PART I :

" I used to think i just pitied him,
then he died,
And i just realize it is so painful without him,
I love him all the time,
Why didn't i tell him ?
I wanted him to know...
I wished he's the one playing sax
Why didn't I ask ?
My second wish (when there is a falling star) is to be with him..
Why didn't I say it ?
Now I can't....
Can it start all over ?
What's memory for ?
.......
Just one day.....
Give me one more day, can I ??
Please !
Please ! "

PART II :

" I want to tell friends in the air,
Hold what you have,
Now or in the future,
Even if it slips away....
You have no regret of this life "

---------------------------------------------
Ugh, these two parts in "Fly me to polaris" feels so deep.

can't say words,
watch it, and u will understand what i feel.

maybe i will wrote, the essence bout this, later on my next post.

8erz'06

Friday, August 04, 2006

What should we, man, gives to woman ?

Well, earlier in April 2006, i wrote a post with title "unconditional love". (it can be found here : http://eighterz.blogspot.com/2006_04_01_eighterz_archive.html ..btw)
one comment from girl88 makes me interested. she said in the bottom of her comment "Kalo ukuran buat cowo apaan dung,masa cewe doang yang disorotin, sih ?".
To think of it, i must confess that i rarely dwell on "man".
So, since then, i try to gathered what exactly that a girl/woman search from a guy/man.
Here is my conclusion till now :

From man, a woman always looking for :

1. Safety/Secure feeling.
2. Comfort feeling.
3. Cheeriness/fun feeling.
4. Loyalties
5. Maturity
6. Good potential future (not always must a rich guy/man)

Most of my correspondents, said, if they can find a man that has all these 6 things, by their own subjective judgement, they will most probably fall in love with him. The one that they looking for.

A playboy, they said, can give us no 2, and no 3 only and sometimes no 6. i agree with that.
more over, i put loyalties in no 4, becoz most of them also agree that loyalties also depends to them.

correspondents : umm... maybe about 50-60 girl/woman. I also ask questions in some forum on internet, 3 colleges, my mother's friends, my relatives etc. I also used deductive method in a lot of real life cases, and also from girl/woman magazines (someone gnawing that i turned feminine becoz of this).
Timeline : 4 months.
Vision and Mission : nothing, just curious. :)
Pertinence level : don't know, judge by yourself, this is not a paper project btw.Whether you will Believe it or not, i don't truly care.

8erz '06

Wednesday, August 02, 2006

Event on morning

Waktu menunjukkan pukul 11.30, ada sms masuk ke hpku, aku membacanya, Agung dan Devi sedang bercerita tentang perayaan 17 agustus tahun lalu, selesai menjawab sms tersebut dengan tulisan " ya boleh aja, ga masalah kok, aku tunggu, jangan lupa bawa minumnya juga ya ? hehehehe." aku menutup Hp ku  lalu kembali mengetik di Laptop untuk menyusun proposal. Agung mendiktekan beberapa program yang akan diadakan tahun ini, Devi ikut menimpali sambil sesekali menambah detil-detil yang tidak terpikir olehku dan Agung.

"Aku," ucap Devi tiba-tiba, " sedang sangaaat sebal pada pacarku." Lanjutnya.
Aku mendongak, menghentikan pengetikan proposal "17 Agustusan" di laptop, melepas kacamataku lalu mengernyitkan alisku, "Kok ngga keliatan Bete ?" tanyaku.
Dia tersenyum, " Aku pandai menyembunyikan perasaan bete." jawabnya, pendek.
"Lagipula, aku sedang merasa senang juga sih, kumpul bareng kalian sambil ngerjain proposal ini."
Agung angkat bicara," memangnya kenapa dengan si Hasan, Vi ?"
Devi menggeleng," Sebenarnya ngga kenapa-kenapa, dia baik, pengertian, sopan, sempurna lah." ucapnya, dia menghembuskan nafasnya lalu melanjutkan, " kadang terlalu sempurna dan pengertian." ucapnya.

Aku bisa sedikit menangkap arah pembicaraan Devi, aku kenal Hasan dia teman sekomplekku juga, orangnya baik dan ramah, tipe laki-laki yang sudah punya mental yang sudah cukup dewasa, dan rasanya aku tahu kenapa Devi sebal kepadanya, tapi urung bicara ketika Agung terlihat mau bicara lagi. " Lho ? terus apa masalahnya ?" tanyanya heran, kemudian sedikit tergelak," Kalian cewek memang makhluk yang susah untuk dipuaskan." Lanjutnya.
Devi melotot, " Bukan gitu Gung, aku senang dan tenang pacaran dengan dia, kita sama-sama saling percaya satu sama lain, tapi ada saatnya...aku ingin..." Devi terlihat ragu-ragu untuk meneruskan kata-katanya, mencari kata-kata yang tepat untuk meneruskan ucapannya. Aku meneruskan ucapan Devi sambil sedikit menebak," ingin melihat dia cemburu pada kamu ?" ujarku. Devi menoleh padaku, tersenyum kecil, " yaah, itulah.."

"Aku sering cemburu padanya, kalau dia terlihat sedang bicara akrab dengan teman2 perempuannya, walaupun dia sudah menjelaskan padaku kalau mereka cuma teman. Tapi, dia tidak pernah menunjukkan wajah yang bete, kalau aku sedang bicara akrab dengan teman-teman laki-lakiku, tadi aja, waktu aku menelpon dia untuk memberitahu bahwa aku akan bikin proposal bersama kalian di gedung serbaguna komplek, dengan menekankan bahwa aku cuma akan ditemani dua cowok, dia cuma bertanya dengan siapa aja ? Saat aku menjawab dengan nama kalian, dia cuma berkata ooh, ya udah atuh, hati-hati sayang, salam buat mereka yah, dengan suara yang datar dan biasa-biasa aja. Aku kan bingung, karena sebenarnya aku memaksakan diri datang kesini, padahal kita berdua tuh sebenarnya udah punya janji untuk ketemuan siang ini. Aku terkadang ragu dengan sayang dia." urai Devi panjang lebar.

Agung menggeleng-gelengkan kepalanya, " berhenti dong megetes pacarmu kaya gitu, vi, ngga baik lho, laki-laki tuh paling sebel kalau ditantangin cewenya." ujarnya." Lagian apa segitu pentingnya untuk tahu dia cemburu ? lebih penting dari kenyataan bahwa dia memang percaya sama kamu ?" Lanjutnya lagi.
Devi menjawab, " Aku tahu itu, dan itu juga yang bikin aku tambah sebel. Lagian apa salahnya sih kalau dia tadi sedikitnya bertanya, terus gimana dengan acara kita ? gituu, bukan cuma oh okay, hati-hati ya sayang. Kadang ngelintas dalam pikiranku bahwa mungkin dia overconfident, dan ngga percaya kalau aku bisa lepas dari sisi dia. Huh, liat aja nanti. Kapan-kapan kita nonton berdua aja yuk 8erz ??" ucap Devi dengan mata menyipit dan nada menantang.

Aku melirik jam tanganku, 11.50, tersenyum sedikit lalu berkata " Kok jadi nafsu sih, ucapan terakhir kamu, ngga sungguh-sungguh dari hati kan ?" tanyaku.
"Mungkin." jawab Devi pendek. Aku meneruskan ucapanku "Kebetulan, aku belum nonton Miami Vice nih, katanya seru.." Devi melihatku, kemudian berkata lagi," boleh juga tuh, kita nonton yuk 8erz ? kapan ?" tanyanya.
"Sekarang aja, nanti siang setelah makan siang, gimana vi ?" tanyaku sambil menatapnya. Suasana hening sejenak.

Agung mengetuk meja, " Kalian gila. " ujarnya sambil menebar senyum yang sedikit dipaksakan. " Hei...kalian dengar aku kan ?? " tanyanya lagi. Aku menoleh pada Agung, " Aku dengar kok gung, ngga ada salahnya kan mencoba ?" ujarku dengan nada canda. Aku membetulkan sikap dudukku, memasang kembali kacamataku, sambil bersiap mengetik kembali, telingaku tetap bersiaga menunggu reaksi Devi. " Boleh deh 8erz, " sahut devi tiba-tiba," tapi kamu yang bayar ya ?" lanjutnya lagi. "Beres, " jawabku sambil tidak mengalihkan pandanganku dari laptop dan berkata lagi, " sekarang kita lanjutkan lagi sebentar pembuatan proposal ini seberesnya ya ?" ujarku sambil mulai mengetik lagi. "Aku ngga ikutan dalam hal kalian ini ya ?" kata Agung sambil mengangkat bahu, berusaha cuek.

Suasana pembuatan proposal berubah jadi sedikit beraroma tegang, aku tetap santai sambil bertanya pada Agung atau Devi, detil-detil yang perlu aku ketik di proposal. Mereka menjawabnya, namun mereka sendiri tidak lagi saling ngobrol seperti sebelumnya. Sekitar 10 menit berlalu dengan suasana yang sama. Kemudian, sekitar jam 12 lebih 5, Hasan masuk ke ruang gedung serbaguna sambil membawa makanan dan minuman untuk 2 orang. " Hai semua, aku bawain makan siang nih, kok pada serius amat sih ?" tanyanya santai sambil melangkah masuk.

Devi terbengong melihat Hasan datang, sedikit salah tingkah. Agung menepuk pundakku. Aku memutar kursiku menghadap Hasan, " Wah, tepat waktunya San, aku udah lapar nih." ujarku.
Devi masih menatap Hasan yang semakin mendekat, melirik cepat dengan sedikit gelisah padaku. Agung berbisik, " Sialan kamu 8erz, ini permainan kamu lagi ya ?" tanyanya. Aku cuma tersenyum. Sesampai disamping Devi, dia membelai rambut Devi sambil berkata dengan simpatik ," kenapa say ? kok kamu ngelihat aku dengan cara seperti itu ?" tanyanya. "eh, ngga apa-apa kok." jawab Devi cepat. Agung kemudian berkata setelah memeriksa bungkusan yang dibawa Hasan, " kok cuma 2 San ? kita kan bertiga ?" tanyanya. " Oh, aku mau minta izin menculik Devi nih, boleh kan ? Aku mau ngajak dia makan siang diluar, kalian ngga keberatan kan ? " tanya dia.

Aku mengangkat bahu, " Ngga apa-apa kok San, silakan aja, proposal ini hampir beres kok, dan kita berdua aja udah cukup buat ngeberesin." Jawabku. "Kamu mau kan say ?" tanya Hasan sambil memandang Devi. Muka Devi terlihat menarik, bingung bercampur senang bercampur lega bercampur cemas kalau boleh aku gambarkan. Devi melihat ke arahku, aku tersenyum sambil mengangguk. " Eh, ayo deh say, mau makan dimana kita ?" tanyanya sambil berdiri. "Hmm, ikut aja dulu deh, oke, yuk ah 8erz, Gung, aku culik dulu pacarku ini." jawab Hasan sambil mengamit tangan Devi. "Oke pangeran, selamat bersenang-senang." Jawabku, " dan terima kasih atas antaran makanannya." sambungku lagi. Hasan tertawa," jangan lupa buang sampahnya yang bener loh jangan sampai gedung serbaguna ini kotor." ucap Hasan sambil melangkah.

Aku berdiri, mendekati Devi, " Sebentar ya San, "ujarku, lalu berbisik pada Devi ," Dia sayang pada kamu lho, soal cemburu-cemburuan, ngga usah dipikirin deh, tiap laki-laki punya caranya sendiri untuk menunjukkan cemburunya.Liat aja nanti. omongan terakhir kita, anggap ngga pernah terjadi ya, kamu cewek yang baik kok. have fun Vi." bisikku. " Sialan kamu 8erz." ucap Devi singkat. Hasan terlihat penasaran dan sedikit terganggu, "Bisikin apa sih 8erz ?" tanya dia. "Ngasih wasiat supaya jaga diri baik-baik." jawabku dengan nada canda. " Hahaha, emangnya aku bakal ngapain ? ada-ada aja kamu mah." ucap Hasan. Aku memasukkan tanganku ke saku, " Tuh kan ?" tanyaku ke Devi, sambil melirik ke Hasan. Devi tersenyum, kemudian berkata " oke deh, makasih ya teman-teman, aku pergi dulu ya." Devi mengamit tangan Hasan sambil berjalan keluar berdua.

Aku kembali ke tempat duduk, Agung kemudian menjitak kepalaku, " Bilang-bilang kek, kalau dia mau datang." katanya. " Nanti ga rame dong." jawabku. Hasan berkata lagi, "Hehehe, devi bukan tipe cewek yang bisa selingkuh ya ?" ucapnya. " Begitulah,dia anak yang baik, cuma lagi sedikit bingung dan manja aja, nah, sekarang kalau kamu udah lapar, makan duluan aja sana, aku masih kenyang." Ujarku sambil mengambil minuman yang dibawa Hasan dan menyeruputnya.


8erz'06

Saturday, July 29, 2006

Lha...between Heart and Brain

Well, dalam dua bulan terakhir ini, aku mendapat pelajaran yang menarik terkait dengan bentrokan antara pikiran dan hati.
Pelajaran ini didapat dari dua kasus yang berbeda yang sama-sama memiliki inti permasalahan yang sama (pergulatan otak dan hati).
Yang menariknya, lagi2 aku diberi kesempatan oleh-Nya untuk dapat melihat dua sisi yang berlawanan dari satu macam pelajaran yang berinti sama.
Tulisan diatas mungkin agak sulit dimengerti kalau aku tidak menceritakan kasusnya, tapi untuk saat ini, mungkin lebih bijaksana kalau aku tidak menulis secara gamblang detail mengenai kasusnya.

Intinya, aku melihat, bahwa manusia, saat berada di dalam suatu keadaan yang tidak berkenan dengan kehendak hatinya, Sebaik apapun keadaan itu menurut pemikiran dan "standar internasional" masyarakat atau orang-orang terdekatnya, tetap tidak akan bisa merasakan yang namanya kebahagiaan yang hakiki.

Konsep life is beautifull adalah sebuah konsep sikap hidup yang hanya akan berjalan saat dia didasari oleh suara hati.
Hebat memang, hati kan sebenarnya adalah sebuah kata untuk menggambarkan suatu benda yang abstrak yang dimiliki oleh manusia,maksudku apa hati itu adalah jantung ? bukan. Apa hati itu adalah hepar ? bukan. begitu abstrak.
Tapi hati ini jugalah yang sebagian besar menentukan nyaman atau tidaknya sebuah kehidupan.

memang yang bikin beratnya satu hal : membedakan suara hati dan suara nafsu.
Tapi saat seorang manusia bisa menemukan suara hatinya dia sedang menuju jalan kebahagiaannya. Pelajaran dalam dua bulan ini, semakin memperkuat keyakinanku akan konsep yang satu ini.

All that i can say is, alhamdulillah, terima kasih ya Tuhan, untuk memberikan pelajaran-Mu kepadaku dalam bukti nyata yang gamblang. Dan juga untuk memberikan kemampuan padaku untuk dapat menyelami dan meresapi pelajaran-Mu tersebut. Aku rasa memang jarang sih orang yang diberi kesempatan semacam ini, dan sangat jarang juga orang yang di ridhai-Nya kemampuan untuk menyerap pelajaran dari sebuah kesempatan yang diberikan-Nya.


8erz'06

Thursday, July 13, 2006

Nice Quote from Joger

Aku mencintaimu bukan karena kamu terlalu hebat
atau tidak terlalu hebat
Aku mencintaimu bukan karena kamu terlalu kaya
atau tidak terlalu kaya
Aku mencintaimu karena kamu adalah kamu
dan karena kamu mencintaiku
Aku mencintaimu karena aku adalah aku
dengan segala kekurangan dan keterbatasanku

"ck,,ck,,ck,,romantic but realistic isn't it ?"

8erz'06

Thursday, July 06, 2006

SuPeRmAn.....returns

Menonton superman beraksi kembali setelah bertahun-tahun lamanya aku ngga menyaksikan aksinya, benar2 membuatku serasa anak kecil lagi. Di dalam bioskop, aku tidak kuat untuk tidak ikut bertepuk tangan ketika sang manusia baja berhasil menyelamatkan sebuah pesawat terbang yang hampir hancur.
Fantasi masa kecilku benar2 terbentuk kembali di depan mata, dan di bioskop aku jadi anak kecil lagi yang dulu benar2 mengagumi sosok pahlawan yang satu ini.
Waktu kecil bahkan aku sering bermimpi bisa terbang seperti superman, lucunya, karena mungkin dari dulu otakku sudah terlatih logis, dalam mimpi itu pun, aku hanya bisa terbang dengan cara memposisikan badan seperti mengambang di air, atau menyelam di air, hanya saja airnya kali ini digantikan udara. Makannya setiap beres mimpi "jadi superman" aku selalu terbangun dengan kecapekan. (bayangin aja, mimpiku berarti bisa disebut mimpi "berenang" semalaman).

Satu hal kecil yang dulu selalu membuatku menggerutu tentang superman adalah karena musuh2 superman dan masalah yang dihadapi superman, selalu terlihat maha berat dibanding masalah dan musuh yang dihadapi jagoan lainnya.
Yaah, ambil contoh, kalau Batman "cuma" berhadapan dengan joker, riddler dll. Spiderman menghadapi goblin, octopus dll, Superman harus menghadapi Gempa Bumi, Angin topan, dll.
Bencana alam ! bukan lagi sesosok manusia aneh ataupun punya kekuatan unik yang jahat.

Tapi sepertinya disini nilai yang ingin ditanamkan pencipta Superman, Siegel dan Shuster.
Bahwa manusia selalu memiliki masalahnya tersendiri. Bahkan kekuatan fisik superman yang terlalu besar pun tidak bisa menyelesaikan semua masalah, malah bisa membuatnya kesepian. Bahkan superman pun tidak bisa menghadapi semua masalah sendirian. Bahwa kesempuranaan superman adalah kekuatan hebatnya yang ditunjang dengan kekuatan hatinya.
Bahwa semua orang bisa menjadi superman dalam hidupnya selama hatinya setulus dan sekuat superman.

Bahwa pada akhirnya, kalau kita bisa sadari, kita tidak harus bisa terbang secepat peluru, kebal terhadap senjata apapun atau bisa mengangkat gunung untuk bisa menjadi seorang Superman dalam hidup kita.
Dan Superman returns bisa ditemukan di setiap individu manusia, jika dia mau mengembangkan, memperkuat dan menemukan ketulusan hatinya.

Sesosok pahlawan yang memilki kekuatan yang bisa menghancurkan bumi sekalipun, namun tetap rendah hati, tulus, dan mampu menemukan nilai yang amat penting di dalam kebenaran, bukan di dalam keegoisan.

Aku sampai saat ini sering tersenyum sendiri, membayangkan kalau aku punya kekuatan seperti superman, kemungkinan besar aku tidak akan bisa rendah hati dan tulus seperti dia. Dan tanpa kekuatan hati semacam itu, aku pasti tidak akan disebut orang sebagai superman, walaupun aku punya kekuatan seorang superman.
Sebaliknya, saat aku punya kekuatan hati seperti yang dia tunjukkan,
Ilmu padi, semakin tua dan berisi semakin merunduk,
maka kemungkinan besar, setidaknya orang diskitarku akan melihat sosok seorang superman dalam diriku.

mengambil kata-kata dari Spiderman :
Great power comes with a great responsibility.

Sebuah kata mutiara yang amat cocok dengan pribadi para Nabi dan sahabat2nya.

8erz'06

Saturday, June 17, 2006

Unperfect answered

Uhh, beberapa pertanyaan di bawah ini, adalah pertanyaan yang diajukan padaku, dan aku masih belum bisa menjawabnya secara lengkap karena masih merasa miss something :

1. 8erz, menurutmu bagaimana caranya melupakan seorang mantan kekasih agar aku tidak terus kangen sama dia ?

2. 8erz, beda ga sih, "Aku cinta kamu karena aku butuh kamu" dengan "Aku butuh kamu karena aku cinta kamu" ?

3. 8erz, kalau surga itu adalah tempat-tempat indah yang pernah disebutin di kitab2 suci,misalnya sungai-sungai madu, sebenarnya bill gates juga bisa bikin tempat kaya gitu di dunia ini dengan uangnya, terus apa istimewanya donk ?

4. 8erz, kenapa kalau ketemu kamu, suka tiba2 muncul pertanyaan aneh2 di kepalaku buat ditanyakan padamu yah ? ( ini kayaknya yang paling ngerepotin :p )



8erz'06

Thursday, June 15, 2006

Keseimbangan


Seseorang pernah bilang padaku, bahwa segala sesuatu di alam ini diciptakan oleh Sang Maha Pencipta, punya lawan/kebalikannya untuk membuat keseimbangan.

Ada surga ada neraka.
Ada sehat ada sakit.
Ada kegembiraan ada kesedihan.
Ada jahat ada baik.
Ada terang ada gelap.

Terlepas dari fakta bahwa sebenarnya tidak semua kebalikan dari sesuatu itu adalah benda yang nyata ada, (contohnya, bahwa kegelapan adalah sebuah situasi dimana tidak adanya sinar), kita sebagai manusia, mau bagaimanapun tetap akan merasakannya juga.

Dari hal ini kita bisa menarik sebuah kenyataan yang unik,
bahwa manusia memang didesain untuk selalu berada di dalam keseimbangan tersebut.
Lucunya, seringkali, saat seorang manusia tidak dapat menyeimbangkan hidupnya, maka alam akan bereaksi sendiri untuk mewujudkan keseimbangan tersebut berdasarkan hukum2 yang sudah ditetapkan oleh Allah di dunia yang fana ini. Mengambil istilah dari agama Hindu, inilah yang disebut karma.

Ambil contoh, orang yang memiliki kekayaan, semakin dia kaya dan menggapai kesenangan, jika dia tidak bisa menyeimbangkan jiwanya dengan semakin bersyukur kepada Allah, maka secara natural, muncul keseimbangan yang lain yang akhirnya memunculkan perasaan was-was, khawatir dll.

Ambil contoh lain, sebuah harapan yang semakin besar, jika tidak diseimbangkan dengan sikap tawadhu dan keikhlasan, maka akan muncul penyeimbang lain berupa bayangan kekecewaan.

Contoh lagi, orang yang melakukan pekerjaannya dengan baik dan sepenuh hati, akan mendapatkan hasil yang terbaik pula. Sebuah kepuasan yang setingkat dengan hasil kerjanya.
(Memang kalau bicara tentang uang yang dihasilkan, kadang terlihat tidak seimbang, tapi kan aturan soal keuangan adalah aturan yang dibikin oleh manusia )

Aku sebagai orang yang mempelajari sistem informasi, kadang tersenyum melihat keadaan seperti ini. Seakan-akan memang dunia ini memiliki sistemnya sendiri yang memiliki algoritma fantastis yang sebenarnya eksak dan pasti namun keluasannya mungkin tidak terjangkau daya pikir kita.
God's Algorithm.
(Mungkin alasan Tuhan menciptakan setan juga karena tentang hal keseimbangan ini. Subhanallah)

Aku kemudian berpikir, kalau manusia memang tidak bisa lepas dari sebuah keseimbangan, maka satu-satunya jalan untuk meraih kenyamanan dan kedamaian hidup adalah dengan memilih faktor penyeimbang yang baik untuk kita sendiri. Faktor-faktor yang kumaksud sudah tertera di dalam semua kitab agama, Kesabaran, Keikhlasan, Syukur, Kerendahan-hati,Cinta dll. Logika yang sederhana ya ?


Why i wrote this ? i don't know, cuma ingin menulis sebuah teori yang lagi muncul dalam otakku saja. :)

8erz'06