Monday, September 05, 2005

Kecewa = Good ?

Siang ini, saat aku terkantuk-kantuk di bawah pohon rindang di depan kampusku, seorang teman mendekatiku lalu bertanya ,"8erz, kamu tahu tidak jurus ampuh untuk tidak kecewa ?"
Dengan cepat kujawab,"Jangan punya harapan."

Dia termenung sebentar, lalu kembali berujar,"Kenapa kamu beranggapan begitu ?"
Aku tergelak sesaat, mengangkat mukaku lalu kembali berbicara ,"well, momen manusia mengalami perasaan kecewa, sebagian besar terjadi saat harapannya tidak terpenuhi. Jika dia tidak pernah punya "mau", atau keinginan, atau harapan, dia tidak akan pernah merasa kecewa. Tentu saja,bisa kutebak, perasaan kecewamu saat ini, yang terlihat jelas pada mukamu itu, adalah karena kamu punya harapan pada sesuatu atau seseorang."

"Tapi, bagaimana mungkin kita tidak punya harapan ? Semua manusia pasti punya harapan ! Bahkan akan muncul tiap hari. Bukan manusia namanya jika tidak punya harapan !" Ujarnya kemudian dengan sengit.
"Tepat !" Kataku, "Kamu baru saja menjelaskan jawaban dari pertanyaan kamu sendiri. Setiap manusia butuh harapan untuk menjadi maju, bersemangat hidup, dan memiliki sesuatu untuk dikejar. Oleh karena itulah, maka manusia tidak akan bisa lepas dari harapan, dan tentu saja rasa kecewa ! Intinya, saat kamu mulai berharap, kamu harus sudah siap menerima kekecewaan sebesar harapanmu Just in case kalau harapanmu tidak terpenuhi. Dan bagiku, Kecewa itu bagus kok, kamu bisa banyak menarik pelajaran ketika kamu menemukan kekecewaan. Kekecewaan adalah salah satu proses paling penting bagi kita untuk menuju manusia seutuhnya. Terima saja kekecewaan yang kamu alami, analisa, ambil kesimpulan dan petik pelajaran dari situ. Jika kamu bisa melihat dari sisi itu, kamu akan bisa melihat bahwa Life Is Beautifull."

Selesai aku bicara dia termenung sesaat, lalu kembali berujar ", hmm, aku tidak begitu mengerti, namun rasanya perasaanku sedikit tenang sekarang."
Aku tersenyum, "Nah, begitu dong, siang ini sudah cukup panas. jangan ditambah panas dengan perasaan marah yang tadi kamu bawa-bawa. ngomong2 memangnya kenapa sih ?
putus cinta lagi ya ? " Tanyaku sambil tergelak. Sesaat kemudian aku harus berlari sambil tertawa-tawa di siang yang cukup panas ini untuk menghindari jurus-jurus kungfu kampung temanku yang siap dia layangkan untuk menjitakku.

1 comment:

Anonymous said...

Kecewa dan harapan jadinya adalah
dua muka dari satu mata uang

Life is Beautiful justru karena adanya harapan indah
dan kekecewaan yang penuh hikmah

Tapi hidup perlu keberanian
berani memiliki harapan
dan
berani mengalami kekecewaan

Dari maka munculnya kekecewaan
dari harapan yang tak tergapai.
Tapi,
Dari mana munculnya harapan ?